Senin, 02 September 2013

Program Kerja PKK



1.
PENGHAYATAN DAN PENGAMALAN PANCASILA

a.
Mengadakan penataran calon fasilitator dan penyegaran fasilitator.

b.
Keluarga yang memiliki jiwa, sikap dan tingkah laku berdasarkan Pancasila yang diterapkan dan terecermin dalam kehidupan sehari-hari.

c.
Sikap keluarga harus memiliki kesadaran, ketaatan dan keyakinan terhadap Tuhan yang Maha Eaa dengan tetap menyadari pentingnya kerukunan kehidupan antar umat beragama.

d.
Mengutamakan kepentingan Nasional diatas kepentingan pribadi.
2.
GOTONG ROYONG

a.
Menumbuhkan kelompok-kelompok gotong royong (kelompok kerohanian, arisan,rukun kematian,kesenian/olahraga dll) dengan mengikut sertakan generasi muda.

b.
Penyuluhan dan peningkatan pembinaan terhadap kelompok-kelompok  gotong royong yang sudah ada di masyarakat terutama tentang pengelolaan kelompok agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat

c.
Mengembangkan, memupuk dan membina gotong-royong, sebagai warisan nenek moyang kita yang telah turun-temurun dan merupakan hal/kegiatan yang tetap positip dan efektif. Harus tercermin dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.
3.
P A N G A N

a.
Memberikan pengertian ,pengetahuan ketrampilan dan memperkenalkan makanan yang bermutu dan bergizi terutama yang terdapat di daerah setempat.

b.
Memberikan pengertian, pengetahuan dan ketrampilan tentang pemanfaatan pekarangan untuk tanaman pangan, tanaman hias, apotik hidup, ternak, perikanan dll

c.
Menumbuhkan kebun-kebun kolektif secara kontinyu oleh Tim Penggerak PKK desa.

d.
Penyediaan benih untuk tanaman berikutnya.

e.
Kesadaran akan pentingnya makanan sehari-hari yang sehat, murah dan bergizi. Memanfaatkan halaman dan pekarangan secara berdaya dan berhasil guna untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
4.
S A N D A N G

a.
Memberikan pengertian dan penyuIuhan tentang cara mencukupi / memilih kebutuhan sandang yang memenuhi syarat kesehatan, kesopanan dan kepribadian sesuai dengan kemampuan.

b.
Pembinaan tenun tradisional.

c.
Mengerti tentang fungsi, cara berpakaian, merawat dan membuatnya sesuai dengan kepribadian, usia, situasi dan kemampuan keluarga.
5.
PERUMAHAN DAN TATA LAKSANA RUMAH - TANGGA

a.
Penyuluhan dan penerangan tentang perlunya rumah yang sehat (jendela yang cukup, tidak lembab dli)

b.
Sekat tiap ruangan.

c.
Ternak supaya dikandangkan dan terpisah dari rumah.

d.
Penyediaan tempat sampah.

e.
Kolam minuman berjarak minimal 10 meter dari WC.

f.
Mengusahakan perumahan yang selalu sehat, dan teratur lingkungannya, untuk meningkatkan mutu hidup.
6.
PENDIDIKAN DAN KETRAMPILAN

a.
Menumbuhkan kelompok belajar (kejar paket 1-10/11—20).

b.
Membentuk kader PKK.

c.
Membentuk kader keterampilan khusus seperti jahit menjahit dll.

d.
Membentuk kelompok Dasa Wisma (10 rumah tangga diantaranya terdapat 1 kader).

e.
Tiap keluarga harus mengerti arti anak dalam keluarga, kewajiban orang tua terhadap anak, cara mendidik, merawat dan membimbing anak. Pendidikan budi pekerti, agama dam persiapan anak untuk mendapat pendidikan dasar. Bagi ibu-ibu diperlukan peningkatan pengetahuan umum, pengetahuan khusus dan ketrampiIan yang diperlukan dalam membina keluarga sejahtera.
7.
K E S E H A TA N

a.
Penyuluhan tentang pentingnya arti hidup sehat, contoh : menggerakkan partisipasi masyarakat dalam penurunan angka kematian bayi dengan membentuk posyandu-posyandu.

b.
Meningkatkan Pemeliharaan kebersihan lingkungan (halaman, parit, comberan dan lain-lain ).

c.
Mencegah penyakit menular.

d.
Menanamkan pengertian tentang pentingnya norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera melalui Keluarga Berencana ( KB ).

e.
Keluarga harus menghayati arti sehat, tahu memelihara kesehatan pribadi, keluarga dan lingkungannya.
8.
PENGEMBANGAN KEHIDUPAN BERKOPERASI

a.
Meningkatkan kesadaran berkoperasi dengan meningkatkan peranan wanita dibidang Koperasi.

b.
Membutuhkan kegiatan/usaha bersama berazaskan kekeluargaan dan gotong royong menuju terciptanya koperasi

d.
Motivasi agar rnenjadi anggota KUD.

e.
Koperasi merupakan dasar daripada demokrasi ekonomi dan merupakan wadah untuk mewujudkan perekonomian rakyat kesadaran kehidupan berkoperasi perlu ditimbulkan dan dikembangkan Sejak anak-anak dalam lingkungan keluarga.
9.
KELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP

a.
Memberikan penyuluhan tentang pentingnya kelestarian iingkungan hidup.

b.
Pembuatan pagar hidup.

c.
Penanaman puring/tanainan hias dengan jarak 25 meter di sepanjang jalan.

d.
Mencegah perladangan liar.

e.
Dapat membentuk keserasian dan ketentraman kehidupan keluarga, bertetangga, dan bermasyarakat. Tiap keluarga perlu ditanamkan pengertian dan kesadaran mengenai pentingnya kelestarian lingkungan hidup melalui cara-cara penggunaan air,dengan baik penghematan bahan bakar dan perlindungan terhadap satwa.
10.
PERENCANAAN SEHAT

a.
Penyuluhan tentang keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran, mengatur kehidupan berkeluarga, menanamkan kebiasaan menabung dan hidup hemat

b.
Tiap keluarga harus dapat mengatur keperluan dengan keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran, kebutuhan rumah tangga, mengadakan pembagian tugas antar keluarga.

Ketua Tim PKK Desa Kampung Kelapa



ROSMAULINA SINURAT

Minggu, 01 September 2013

Konfigurasi Ad-Hoc



Ad Hoc and Infrastruktur
Ad Hoc secara bahasa berarti “untuk suatu keperluan atau tujuan tertentu saja“. Dalam pengertian lain, jaringan ad hoc adalah jaringan bersifat sementara tanpa bergantung pada infrastruktur yang ada dan bersifat independen.
Ad Hoc Network adalah jaringan wireless yang terdiri dari kumpulan mobile node (mobile station) yang bersifat dinamik dan spontan, dapat diaplikasikan di mana pun tanpa menggunakan jaringan infrastruktur (seluler ataupun PSTN) yang telah ada. Contoh mobile node adalah notebook, PDA dan ponsel. Jaringan ad hoc disebut juga dengan spontaneous network atau disebut MANET (Mobile Ad hoc NETwork).
Contoh Penggunaan/Aplikasi di lapangan :
1.     Operasi militer, seperti yang telah diujicobakan kawasan pertempuran di Sudan. Dengan jaringan ad hoc, mempermudah untuk akses informasi antar personil militer.
2.     Komersial, jaringan ad hoc dapat digunakan pada situasi emergency atau upaya penyelamatan (rescue operation), seperti banjir atau gempa bumi dan entertainment seperti acara live music.
3.     jaringan yang cepat tersedia dengan menggunakan notebook untuk menyebarkan dan berbagi informasi di antara user seperti dalam konferensi atau ruang kuliah.
4.     Personal Area Network, untuk jarak pendek (short distance) lebih kurang 10 m, Ad hoc Network secara mudah berkomunikasi antar bermacam peralatan (seperti PDA, laptop dan telepon seluler) dengan laju data yang rendah.
Keuntungan :
1.     Tidak memerlukan dukungan backbone infrastruktur sehingga mudah diimplementasikan dan sangat berguna ketika infrastruktur tidak ada ataupun tidak berfungsi lagi.
2.     Mobile node yang selalu bergerak (mobility) dapat mengakses informasi secara real time ketika berhubungan dengan mobile node lain, sehingga pertukaran data dan pengambilan keputusan dapat segera dilaksanakan.
3.     fleksibel terhadap suatu keperluan tertentu karena jaringan ini memang bersifat sementara.
4.     Dapat direkonfigurasi dalam beragam topologi baik untuk jumlah user kecil hingga banyak sesuai dengan aplikasi dan instalasi (scalability).
Kerugian ( Permasalahan) :
1.     packet loss (rugi-rugi paket) akan terjadi bila transmisi mengalami kesalahan (error).
2.     seringkali terjadi disconnection, karena tidak selalu berada dalam area cakupan.
3.     bandwidth komunikasi yang terbatas
4.     lifetime baterai yang singkat.
5.     kapasitas kemampuan jangkauan mobile node yang terbatas dan bervariasi.
Konfigurasi sederhana :
1.     Dibutuhkan “wireless network card” pada masing-masing komputer.
2.     Masuk ke “wireless network card properties” dan set “SSID” dengan nama tertentu (unique).
3.     Set IP LAN static pada komputer. Patikan kita mengkonfigurasi IP komputer tersebut dalam satu subnet dan range yang sama.
4.     Set “network card” pada mode “ad-hoc”, bukan “infrastructure”.
5.     Satu sebagai host (access point) yang lain sebagai client. Atau semua bisa berperan sebagai host (multihost)
Cara konfigurasi Ad Hoc:
Pada dasarnya jaringan AdHoc sangat sederhana dalam konfigurasinya, karena pada jaringan ini tidak memerlukan wireless router maupun access point.
Cara mensetting komputer utama
Klik Start> Control Panel> Network Connections.
• Klik kanan pada wireless network connection, lalu klik Properties
• Pada Wireless Network Connection Properties, klik tab Wireless Networks – Klik Add pada bagian Preferred networks
• Selanjutnya isilah Network Name (SSID) untuk jaringan yang akan anda buat – Jangan lupa untuk mencentang check box This is a computer-to-computer (ad hoc)network: wireless access point are not used – Anda juga dapat membubuhkan WEP Password agar koneksi anda aman.
• Klik OK dan OK lagi untuk menyimpan konfigurasi.
Infrastruktur,
 Jika komputer pada jaringan wireless ingin mengakses jaringan kabel atau berbagi printer misalnya, maka jaringan wireless tersebut harus menggunakan mode infrastruktur. Pada mode infrastruktur access point berfungsi untuk melayani komunikasi utama pada jaringan wireless. Access point mentransmisikan data pada PC dengan jangkauan tertentu pada suatu daerah. Penambahan dan pengaturan letak access point dapat memperluas jangkauan dari WLAN.
Konfigurasi Infrastruktur (Client Server) dengan AP (Access Point)
Untuk dapat digunakan, tentunya Access Point harus dikonfigurasikan terlebih dahulu. Terdapat dua cara untuk mengkonfigurasikan Access Point(AP). Pertama, konfigurasi menggunakan W-LAN(Wireless LAN) card yang dipasang pada slot PCI, USB wireless ataupun mengunakan card PCMCIA. Kedua, konfigurasi menggunakan kabel UTP yang dihubungkan antara NIC di PC dengan salah satu port RJ-45 yang terdapat di AP.
1. Pasangkan adaptor AP ke listrik rumah. Setelah access point menyala, hubungkan kabel UTP ke NIC yang ada di PC anda, kemudian pasangkan ujung satunya lagu ke port nomor 1 di access point.
2. Setelah semuanya selesai, buka kontrol panel dengan cara mengklik Start/Control Panel, kemudian klik Network Connections.
3. Setelah dialog Network Connection tampil, klik kanan icon ethernet LAN lalu pilih Properties.
4. Pada kotak This connection uses the following items, klik internet Protocol(TCP/IP) kemudian klik tombol Properties.
5. Pilih opsi Use the following IP address, lalu pada IP address masukkan IP dan subnet mask-nya. Untuk kelasnya, sesuaikan dengan kelas IP perangkat WLAN anda. Akhiri dengan mengklik tombol OK.
6. Setelah selesai, buka web browser anda lalu pada address bar ketikkan ‘http://192.168.1.1’ kemudian tekan Enter.
7. Maka akan muncul jendela user name dan password, pada user name ketik ‘admin’ kemudian pada bagian password biarkan saja kosong, tekan Enter.
Karena disini AP W-LAN merek Linksys yang kita gunakan, maka kita tidak perlu merasa bingung dengan segala perbedaan tampilan yang ada. Karena pada umumnya konfigurasi AP tidak terlalu berbeda jauh.
8. Setelah anda menekan tombol Enter tadi, maka akan tampil jendel konfigurasi Access Point Linksys. Klik tab Wireless, dijendela inilah anda akan memasukkan nama jaringan wireless yang akan anda gunakan, atau yang sering disebut dengan SSID(Service set identifier)
9. Pada Wireless Channel, klik tombol dropdown lalu pilih channel yang ingin anda gunakan.
Sekilas tentang channel:
Pemahaman tentang channel sangat penting diketahui, karena channel merupakan sebuah bagian pada pita atau band frekuensi. Penentuan sebuah channel yang tepat sangat penting dilakukan agar setiap frekuensi tidak saling bertumpuk (overlap) dengan jaringan WLAN disekitar kita. Pada frekuensi 2.4GHz ini, ada
channel yang dapat anda gunakan. Baiklah disini saya akan menampilkan gambar kanal frekuensi 2.4GHz, mudah-mudahan saja dapat membantu anda dalam menentukan channel yang tepat.
10. Untuk Wireless SSID Broadcast, pilih opsi Enable. Setelah semuanya selesai, simpan konfigurasi anda dengan cara mengklik tombol Save.
11. Tunggu beberapa saat jika proses menyimpan tadi telah selesai, maka akan tampil sebuah gambar. Klik tombol Continue untuk melanjutkan.

Penyebab Terjadinya Tsunam

Penyebab Terjadinya Tsunami

Tsunami menjadi populer di telinga masyarakat Indonesia sejak kota Banda Aceh luluh lantak pada bulan Desember 2004. Sebelumnya, meski tsunami sering terjadi kata itu kurang dikenal.
Kebanyakan tsunami yang terjadi sebelum peristiwa Tsunami Aceh itu hanyalah tsunami kecil dan terjadinya pun lebih sering mengenai pulau-pulau kecil tak berpenghuni. Tsunami besar yang terjadi di Banda Aceh itu membuka kesadaran banyak orang sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang penyebab terjadinya tsunami.
Kata tsunami ini berasal dari dua kata dalam bahasa Jepang, yaitu tsudan namiTsu berarti pelabuhan, dan nami berarti gelombang. Tsunami sendiri berarti perpindahan badan secara yang terjadi akibat perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba.
Penyebab Tsunami
Tsunami tidak akan terjadi jika tidak ada faktor pemicu. Faktor penyebab terjadinya tsunami ini adalah:
  • Gempa bumi yang berpusat di bawah laut
Gempa bumi didasar laut ini merupakan penyebab utama terjadinya tsunami. Tsunami yang menghancurkan kota Banda Aceh tahun 2004 dan tsunami yang memporak-porandakan Pulau Mentawai pada tahun 2010 ini berasal dari adanya gempa bumi yang berpusat di bawah laut.
Sebagai negara kepulauan yang dikelilingi oleh laut dan samudera, Indonesia sangat berpotensi terkena tsunami. Meskipun demikian, tidak semua gempa bumi dibawah laut berpotensi menimbulkan tsunami. Gempa bumi dasar laut dapat menjadi pernyebab terjadinya tsunami adalah gempa bumi dengan kriteria sebagai berikut:
- Gempa bumi yang terjadi di dasar laut.
- Pusat gempa kurang dari 30 km dari permukaan laut.
- Magnitudo gempa lebih besar dari 6,0 SR
- Jenis pensesaran gempa tergolong sesar vertikal (sesar naik atau turun).
  • Letusan Gunung Berapi
Letusan gunung berapi dapat menyebabkan terjadinya gempa vulkanik (gempa akibat letusan gunung berapi). Tsunami besar yang terjadi pada tahun 1883 adalah akibat meletusnya Gunung Krakatau yang berada di Selat Sunda. Meletusnya Gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat pada tanggal 10-11 April 1815 juga memicu terjadinya tsunami yang melanda Jawa Timur dan Maluku. Indonesia sebagai negara kepulauan  yang berada di wilayah ring of fire (sabuk berapi) dunia tentu harus mewaspadai ancaman ini.
  • Longsor Bawah Laut
Longsor bawah laut ini terjadi akibat adanya tabrakan antara lempeng samudera dan lempeng benua. Proses ini mengakibatkan terjadinya palung laut dan  pegunungan. Tsunami karena longsoran bawah laut ini dikenal dengan nama tsunamic submarine landslide. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2008 menemukan adanya Palung Siberut yang membentang dari Pulau Siberut hingga pesisir pantai Bengkulu.
  • Hantaman Meteor di Laut
Jatuhnya meteor berukuran besar di laut juga merupakan penyebab terjadinya tsunami.

Rambatan gelombang tsunami
Kecepatan rambat gelombang tsunami berbeda-beda, tergantung pada kedalaman laut. Di laut dalam, kecepatan rambat tsunami mencapai 500 – 1000 km per jam atau setara dengan kecepatan pesawat terbang namun ketinggian gelombangnya hanya sekitar 1 meter.
Ketika gelombang tsunami ini sudah mendekati pantai, kecepatan rambatnya hanya sekitar 30 km per jam, namun ketinggian gelombangnya bisa mencapai puluhan meter. Ini sebabnya banyak orang yang sedang berlayar di laut dalam tak menyadari adanya tsunami. Mereka baru mengetahui tsunami telah terjadi ketika tiba di daratan dan menyaksikan kehancuran mengerikan yang disebabkan oleh tsunami.
Bencana Tsunami yang Menggemparkan
Bencana tsunami di dunia memang salah satu bencana yang menakutkan. Tsunami adalah bencana berupa gelombang ombak laut yang besar dan mampu menyapu daratan. Tsunami adalah istilah dari Jepang, karena negara ini memang paling sering terkena tsunami. “Tsu” artinya pelabuhan, dan “nami” berarti gelombang.
Mungkin Anda pernah bertanya, kenapa tsunami ini bisa terjadi? Ada banyak penyebab tsunami yang perlu Anda ketahui. Gempa tektonik dalam laut, letusan gunung berapi di bawah laut, longsor, meteor yang jatuh dalam laut, maupun karena badai besar yang menuju daratan. Namun, yang paling banyak terjadi adalah tsunami karena gempa tektonik bawah laut.
Tsunami – Tsunami Terbesar di Dunia
Dari zaman ribuan tahun lalu, telah banyak terjadi bencana tsunami di dunia dan memiliki dampak yang sangat besar bagi kehidupan. Berikut ini adalah contoh-contoh tsunami di dunia yang tercatat dalam sejarah:
• Tsunami 6000 SM
Para ilmuwan memperkirakan ribuan tahun yang lalu, gugusan es longsor dan menyebabkan tsunami di Laut Mediterania. Para ilmuwan geologi juga memperkirakan bahwa tinggi ombaknya setara dengan gedung  10 lantai.
• Tsunami Zaman Yunani Kuno
Terjadi sekitar 1500 SM, disebabkan karena meletusnya gunung berapi yang dekat dengan Pulau Thera. Tsunami dengan gelombang sekitar 15 meter ini diperkirakan menewaskan ratusan ribu orang, bahkan menghancurkan peradaban Minoa yang sedang berkembang.
• Tsunami di Portugal
Terjadi pada 1 Novemver 1755 dan disebabkan oleh gempa di perairan Atlantik. Gelombang tsunami langsung menghantam Portugal. Selain itu, negara lain yang terkena imbasnya adalah Spanyol dan Maroko. Tercatat ada sekitar 60.000 korban jiwa.
• Tsunami di China
Terjadi pada tahun 1782, disebabkan gempa tektonik yang berpusat di Laut China Selatan (dekat Taiwan). Diperkirakan 40.000 orang tewas, dan jangkauan tsunami di daratan mencapai 120 kilometer.
• Tsunami Krakatau
Salah satu tsunami di dunia yang cukup menggemparkan adalah tsunami akibat letusan Gunung Krakatau yang berada di tengah laut (Selat Sunda) dan terjadi pada 27 Agustus 1883. Tsunami pun menghantam sebagian wilayah Jawa dan Sumatera, menewaskan sekitar 36.000 orang.
• Tsunami di Jepang
Terjadi pada 15 Juni 1896. Tsunami memang sering terjadi di Jepang, dan kali ini tsunami datang setelah gempa. Gelombang setinggi 30 meter berhasil menyapu seluruh pantai timur Jepang dan menewaskan 27.000 orang.
• Tsunami “April Fool”
Seperti namanya, tsunami ini terjadi pada 1 April 1946. Saat itu ada gempa besar di Alaska dan mengirimkan gelombang besar yang langsung menghantam Hawaii. Tercatat ada sekitar 159 orang yang tewas akibat tsunami ini.
• Tsunami Teluk Lituya
Salah satu tsunami di dunia yang sangat mengerikan bahkan dianggap terbesar dalam sejarah adalah tsunami yang terjadi di Teluk Lituya. Gempa 8,3 SR yang terjadi di Alaska menyebabkan gelombang yang sangat tinggi (diperkirakan mencapai 524 meter). Untungnya, tsunami terbesar yang sering disebut sebagai mega-tsunami ini hanya menghantam pulau terpencil. Namun malangnya ada dua nelayan yang tewas karena kapal mereka yang terkena gelombang dahsyat.
• Tsunami di Chile
Terjadi pada 22 Mei 1960, tsunami menghantam Chile hanya dalam waktu sekitar 15 menit. Gelombang setinggi 25 meter ini menewaskan sekitar 1.500 orang.
• Tsunami “Good Friday”
Terjadi pada 27 Maret 1964 akibat gempa 8,4 SR di Alaska. Gelombang setinggi 67 meter menghantam Valdez Inlet (Alaska), sedangkan ombak kiriman setinggi 6,3 meter langsung menyapu Crescent City, California. Tercatat ada sekitar 120 orang meninggal, 10 orang dari California.
• Tsunami di Filipina
Terjadi pada 23 Agustus 1976. Terjadi akibat gempa di sekitar pantai barat daya Filipina dan menewaskan sekitar 8.000 orang.
• Tsunami Papua Nugini
Terjadi pada 17 Juli 1998 dan disebabkan gempa berkekuatan 7,1 SR. Tercatat sebanyak 2.200 orang tewas dalam kejadian ini.
• Tsunami Aceh
Tsunami di dunia yang juga cukup menyita perhatian adalah tsunami Aceh yang terjadi pada 26 Desember 2004. Gempa tektonik 9,3 SR mengirimkan gelombang besar yang menyapu Aceh dan Sumatera Utara, Thailand, India, Sri Lanka, Malaysia, bahkan pantai timur Afrika. Sekitar 230 ribu orang tewas dalam peristiwa itu.
• Tsunami di Pulau Nias
Terjadi sekitar 3 bulan kemudian setelah tsunami Aceh, tepatnya pada 28 Maret 2005. Gempa 8,7 SR memicu tsunami dan menewaskan 1.300 orang.
• Tsunami Jogja
Terjadi pada 27 Mei 2006. Gempa 5,9 SR di laut selatan Kota Bantul yang terjadi pada pagi hari ini menimbulkan gelombang tsunami yang menyapu daratan Yogyakarta dan Jawa Tengah. Tsunami ini menewaskan sekitar 3.000 orang lebih.
• Tsunami Mentawai
Terjadi pada 25 Oktober 2010 di Pulau Mentawai (sebelah barat Sumatera). Disebabkan oleh gempa 7,2 SR yang terjadi pada malam hari (sekitar pukul 9 malam) dan menyebabkan tsunami yang menewaskan puluhan orang.